Semua ciptaan Alloh dilangit dan di bumi tidak ada yang sia-sia, karena tidak mungkin Alloh menciptakan sesuatu itu tidak ada manfaatnya bagi kehidupan manusia. "Ya Tuhan kami tiadalah Engkau menciptakan ini sia-sia, maka peliharalah kami dari siksa neraka". (QS. Ali Imran : 191)
Manusia sebagai makhluk yang sempurna diberikan hati nurani dan fikiran dituntut untuk memikirkan semua ciptaan Alloh, agar mereka bertambah iman dan rasa syukur kepada Sang Pencipta yang Maha Kuasa.
Alloh berfirman : "Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu, Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintahNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda- tanda (kekuasaaan Alloh) begi kaum yang memahaminya " (An-Nahl : 12). Dalam ayat ini ada tiga ciptaan Alloh yang mengandung manfaat yang sangat besar bagi kehidupan manusia yaitu, Matahari, Bulan dan Bintang.
Syamsi artinya matahari. Dalam bahasa Inggeris disebut Sun dan dalam bahasa Latin disebut Helius, yaitu bintang yang terdekat, yang menjadi pusat peredaran planet-planet yang termasuk tata surya kita dan menjadi pusat planet-planet (Ummu As-Sayyaaroot). Matahari mempunyai tiga lapis cahaya.
Pertama: Lapisan Fotosfera yaitu lapisan bagian luar yang berupa gumpalan-gumpalan cahaya yang selalu berubah akibat kepulan gas dari dalamnya, bagian inilah yang kita lihat sehari-hari.
Kedua: Lapisan Kromosfera yaitu bagian atmosfer matahari yang tampak seperti gelang merah disekeliling bulan ketika terjadi gerhana matahari yang tebalnya kira-kira 16.000 km.
Ketiga: Lapisan Korona yaitu lapisan atmosfir matahari yang paling luar, bentuknya berubah-rubah, cahayanya keabu-abuan dan suhunya mencapai 1.000.000 oC.
Qomar artinya bulan. Dalam bahasa Inggeris disebut Moon yaitu satu-satunya benda langit mengikuti bumi (Planet Bumi). Qomar tidak memancarkan sinar sendiri, terlihat dari bumi karena menerina sinar dari matahari.Dari hari ke hari rupa semu bulan mulai tampak, mula-mula seperti : Hilal (Bulan Sabit) yaitu Cahaya bulan berbentuk seperti sabit, kemudian semakin besar menjadi Tarbi’ul Awwal yaitu cahaya bulan setengah lingkaran, sampai bulan kepada Badr (Bulan Purnama) yaitu bulan bersinar penuh.
Najm atau disebut juga Kaukab artinya bintang. Dalam bahasa Inggeris disebut Star yaitu salah satu bagian dari tatasurya yang berputar pada porosnya. Firman Alloh : "Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya". (QS. Yunus : 5).
Diantara manfaatnya :
1. Petunjuk waktu shalat.
"Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman". (QS. An-Nisa : 103)
"Dan bertasbihlah (shalat) dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari (waktu Shubuh), dan sebelum terbenamnya (waktu Zuhur dan Ashar), dan bertasbih pulalah diwaktu-waktu malam hari (waktu Isya), dan diujung siang (Magrib), supaya kamu merasa senang". (QS. Thoha : 130)
2. Penentuan sistem penanggalan.
"Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan ditetapkannya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan ini, supaya kamu pengetahui bilangan tahun dan perhitungan waktu". (QS. Yunus : 5)
"Dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (petunjuk jalan).Dan dengan bintang-bintang inilah mereka-mereka mendapat petunjuk". (QS. An-Nahl : 16)
3. Petunjuk waktu puasa.
"Berpuasalah kamu karena melihat bulan. Dan berbukalah kamu karena melihat bulan. Bila bulan tertutup atasmu maka sempurnakanlah bilangan bulan Sya’ban tigapuluh". (HR. Muslim)
4. Sebagai petunjuk arah / jalan.
"Dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (petunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk". (QS. An-Nahl : 16)
5. Matahari menjadikan waktu siang, bulan dan bintang menjadikan waktu malam. "Dan kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu kami hapuskan tanda malam, dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari karunia dari Tuhanmu". (QS. Al Isra : 12)
6. Sebagai hiasan bagi yang memandangnya.
"Dan susungguhnya kami menciptakan bintang-bintang (dilangit) dan kami telah hiasi langit itu bagi orang-orang yang memandangnya". (QS. Al Hijr : 16)
7. Menentukan perubahan musim.
"Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya". (QS. Ar-Rahman : 17)
Manfaat bagi Ahli Hikmah :
Ahli hikmah sebagai seorang shaleh yang mendapat petunjuk dan bimbingan dari Alloh selalu memikirkan semua ciptaan Alloh dalam segi spiritual. Sesuai dengan janji Alloh orang yang memikirkan ciptaanNya niscaya akan diberikan ketaqwaan dan pengetahuan Laduni. Nabi bersabda : "Sesungguhnya hamba-hamba Alloh yang baik ialah yang selalu memperhatikan matahari dan bulan untuk mengingat Alloh". (HR. Thabrani)
Bagi ahli Hikmah penciptaan Matahari, Bulan dan Bintang bukan hanya hiasan atau ilmu pengetahuan, tetapi mempunyai manfaat tertentu bagi kehidupan spiritual. Berdasarkan pengalaman spiritual dan petunjuk Ilahi bahwa energi Nur (cahaya) Matahari, bulan dan bintang dapat ditarik masuk kedalam tubuh manusia dengan bacaan dan ritual tertentu yang nantinya akan dijadikan sebagai senjata pamungkas untuk menghancurkan Makhluk jahat seperti Syaitan atau Jin.
Firman Alloh : "Sesungguhnya kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syitan". (QS. Al Mulk : 5).
Atau energi Nur-Nya dapat dijadikan sebagai menghilangkan penyakit yang ada pada tubuh manusia dengan cara terapi atau lainnya sesuai dengan pengalaman Ahli hikmah masing-masing.
¶ Wednesday, November 16, 2005
Posted by: @ku dan B*ntang
Comments:
I read over your blog, and i found it inquisitive, you may find My Blog interesting. My blog is just about my day to day life, as a park ranger. So please Click Here To Read My Blog